Selasa, 06 September 2016 - 13:00:28 WIB

Jadi Mitra Resmi, RSIS Layani Medical Check-Up Calon TKI


Diposting oleh : Administrator
Kategori: BERITA - Dibaca: 4181 kali


TKIUntuk menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) resmi, tidak bisa hanya mengandalkan modal nekat saja. Namun di negara yang dituju, TKI mesti memiliki ketrampilan yang mumpuni dan fisik yang sehat agar mereka dapat bekerja secara profesional. Oleh sebab itu, sebelum TKI diberangkatkan ada pembekalan yang diterima mereka. Terkait dengan kondisi kesehatan, mereka pun wajib menjalani tes kesehatan atau medical check-up sesuai yang diinginkan oleh negara tujuan.


Nah, di area Surakarta tidak banyak sarana kesehatan untuk medical check-up (MCU) bagi TKI. Pasalnya, untuk menjadi tempat MCU bagi TKI wajib mendapatkan pengakuan dari dua instansi yaitu Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (Kemenakertrans). Dua kementrian ini akan memeriksa  sarana kesehatan tersebut. Jika memenuhi syarat, maka akan diberikan sertifikasi dan  bisa menjadi tempat untuk pemeriksaan MCU resmi bagi calon TKI (CTKI).


Di karesidenan Surakarta, sarana kesehatan yang melayani MCU untuk CTKI pada kategori rumah sakit adalah Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS). Sarana kesehatan lainnya di area tersebut berbentuk laboratorium klinik. Jadi total hanya ada dua sarana kesehatan untuk MCU TKI di wilayah ini.


“Sekitar tahun 2005-2006 RSIS ditunjuk sebagai sarana kesehatan untuk rekomendasi pemeriksaan kesehatan bagi CTKI yang akan bekerja di luar negeri,” kata dr. Chrisrianto EN, Sp.P, Manajer Pelayanan Medik Instalasi Rawat Jalan dan Rawat Inap RSIS.


Setiap sarana kesehatan akan melakukan MCUdengan mengacu  pada poin pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh negara tujuan. Jadi setiap negara yang hendak dituju memiliki poin-poin tersendiri terkait sisi kesehatan dari CTKI yang harus diperiksa. Poin-poin ini sudah dalam bentuk paket pemeriksaan. Hasilnya nanti menentukan apakah CTKI bisa melanjutkan untuk pergi bekerja  ke negara tujuan atau tidak.


Di RSIS sendiri, pelaksanaan MCU akan ditangani oleh para dokter yang kompeten. Peralatan penunjang medis di RSIS juga sudah lengkap sehingga nantinya didapat hasil pemeriksaan yang akurat. Layanan laboratorium juga sudah memadai untuk menyokong proses skrining. Dan semua layanan MCU yang diterapkan bagi CTKI sudah memenuhi standardisasi Kemenkes.


Saat ini, negara tujuan bekerja bagi TKI yang terbilang cukup ketat adalah Jepang dan Korea Selatan. Selain CTKI diperiksa kesehatannya sebagaimana umumnya medical check-up, mereka juga harus lolos dalam skrining atau pemeriksaan penyakit yang menyerang paru.


“Untuk tujuan Korea (Selatan), contohnya, dulu tidak ada pemeriksaan untuk penyakit TBC. Tapi sekarang sudah ditambah dengan pemeriksaan TBC,” tutur dr. Chris.


Dalam paket MCU, ada banyak pemeriksaan yang harus dijalani semuanya oleh CTKI. Semua hasil pemeriksaan dituliskan dalam sertifikat khusus yang hanya boleh dikeluarkan oleh sarana kesehatan penyedia layanan MCU TKI yang resmi. Dokumen ini selanjutnya dijadikan syarat penyerta untuk CTKI yang hendak bekerja di luar negeri. Bahasa yang dipakai dalam sertifikat mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai rujukan dari BN2PTKI. Misalnya untuk tujuan Jepang dan Korea Selatan digunakan bahasa Jepang dan Korea.


“Biasanya sertiifikat bisa keluar sekitar 2-3 hari setelah CTKI melakukan medical check-up,” ujar dr. Chris.


Serifikat ini pun tidak asal-asalan dicetak. Untuk menghindari pemalsuan sertifikat telah digunakan beberapa penanda agar kertas penting itu tidak mudah dijiplak dan disalahgunakan. Dari sekian penanda itu di antaranya adalah penggunaan logo RSIS yang berhologram, identitas yang lengkap, serta penggunaan motif tertentu pada garis-garis motif di kertas.


Sertifikat MCU TKI ini diterbitkan melalui unit Rekam Medik RSIS. Setiap sertifikat memiliki masa berlaku hanya sampai enam bulan. Penomoran yang ada di dalam sertifikat ikut mengacu pada penomoran rekam medis dari CTKI yang bersangkutan.


“Pembuatan sertifikat berdasarkan hasil (pemeriksaan) yang didapatkan dari poli,” kata Cicik Eka Susmiati, Amd.PK , selaku Asisten Manajer Rekam Medik RSIS.


Sekali pun RSIS berada di Surakarta, tetapi pemeriksaan untuk MCU TKI tidak dibatasi pada masyarakat yang ada di karesidenan Surakarta saja. Bila ada CTKI dari daerah lain seperti di Jawa Timur dan sebagainya ingin melakukan medical check-up untuk tujuan bekerja di luar negeri, juga tetap dilayani. Mereka bisa melakukan pemeriksaan pre-medical atau medical di rumah sakit ini. 


“Selama RSIS ditunjuk untuk masuk daftar sarana kesehatan yang resmi, maka tidak dibatasi wilayah asal CTKI yang ingin melakukan medical check-up,” tegas dr. Chris.



Berita Terkait :



Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)